Wednesday, 16 May 2018

Rukun Puasa dan Hal yang Membatalkan Puasa


Puasa Romadhan Merupakan kewajiban bagi seluruh umat muslim, namun sudahkah kita menjalankannya sesuai rukun puasa yang tepat?, berikut rukun puasa

Berdasarkan kesepakatan para ulama, rukun puasa adalah menahan diri dari berbagai pembatal puasa mulai dari terbit fajar (yaitu fajar shodiq) hingga terbenamnya matahari[23]. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala,

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.” (QS. Al Baqarah: 187). Yang dimaksud dari ayat adalah, terangnya siang dan gelapnya malam dan bukan yang dimaksud benang secara hakiki.

Dari ‘Adi bin Hatim ketika turun surat Al Baqarah ayat 187, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata padanya,

إِنَّمَا ذَاكَ بَيَاضُ النَّهَارِ مِنْ سَوَادِ اللَّيْلِ

“Yang dimaksud adalah terangnya siang dari gelapnya malam”

Rukun Puasa :

1. Niat

وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآءَ وَيُقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ ٱلْقَيِّمَةِ

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (men-jalankan) agama yang lurus”  (Al- Bayyinah: 5)

Juga disebutkan dalam hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

.لُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَىإِنَّمَا اْلأَعْمَا

“Sesungguhnya amal perbuatan itu disertai niat dan setiap orang mendapat ganjaran atas amalnya sesuai dengan niatnya.”

2. Menahan Diri Dari yang membatalkan Puasa.

بَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا آَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَآُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَ مَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ
“Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu dan makan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam” [Al-Baqarah: 187]

Syarat wajibnya puasa yaitu
 
1 islam
2 berakal
3 sudah baligh
4 mengetahui akan wajibnya puasa.

Hal yang Membatalkan Puasa
1. Makan dan minum dengan sengaja
2. Muntah dengan sengaja
3. Haid dan Nifas
4. Bersetubuh

Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, “Di saat kami sedang duduk bersama Nabi SAW, datanglah seorang laki-laki seraya berkata, ‘Wahai Rasulullah SAW binasalah aku.’ Beliau bertanya, ‘Apa yang telah membinasakan dirimu?’ Dia menjawab, ‘Aku telah berhubungan badan dengan isteriku sedangkan aku dalam keadaan berpuasa Ramadhan.’ Beliau bertanya, ‘Apakah kamu mampu memerdekakan seorang budak?’ ‘Tidak,’ jawabnya. Lalu beliau bertanya lagi: ‘Apakah engkau mampu berpuasa selama dua bulan berturut-turut?’ Dia menjawab, ‘Tidak.’

Beliau bertanya lagi, ‘Dan apakah engkau mampu memberi makan kepada 60 orang miskin?’ Dia pun menjawab, ‘Tidak.’ Kemudian Rasulullah SAW diam, dan di saat kami sedang dalam keadaan seperti itu, Rasulullah SAW diberi sekeranjang kurma, lalu beliau berkata, ‘Mana orang yang bertanya tadi?’ Orang itu pun menjawab, ‘Saya.’ Beliau bersabda, ‘Ambillah ini dan bersedekahlah dengannya!’ Laki-laki itu berkata, ‘Adakah orang yang lebih miskin dari pada kami wahai Rasulullah? Demi Allah tidak ada satu keluarga di antara dua tempat yang banyak batu hitamnya di Madinah yang lebih faqir dari pada kami.’ Maka Rasulullah SAW tertawa hingga terlihat gigi taringnya, kemudian beliau berkata, ‘Berilah makan keluargamu dari sedekah itu.’

Semoga Bermanfaat.
Read More

Sunday, 29 April 2018

7 Makna Puasa Ramadhan


Bulan Ramadhan adalah dimana umat muslim diberikan waktu istimewa dari Tuhan Yang Maha Esa untuk merefleksikan diri dan menumbuhkan sisi spiritualnya. Namun, kebanyakan dari kita memaknai bulan Ramadhan hanya  sebagai bulan dimana umat muslim berpuasa selama satu bulan penuh. Memang benar, umat muslim dilarang makan dan minum sampai matahari terbenam selama satu bulan penuh, meski sebenarnya berpuasa adalah hal yang lebih dari itu.

Untuk mengingatkan kembali makna berpuasa sebenarnya, berikut ini adalah beberapa hal yang harus anda tahu :

1. Menahan diri dari segala segala bentuk emosi

Selain menahan haus dan lapar, di bulan Suci ini, berpuasa dianjurkan untuk juga menahan godaan diri dari segala bentuk emosi. Amarah, nafsu, dan emosi yang berlebih, dapat menyia-nyiakan kegiatan berpuasa. Maka dari itu, muslim dianjurkan untuk lebih banyak menghabiskan waktu untuk beribadah, tadarusan, meminta maaf pada orang lain dan memberikan maaf pada sesama.

2. Menahan diri untuk tidak bergosip


Sesungguhnya tidak ada yang baik dalam bergosip, apalagi saat Ramadhan tiba. Karena, Nabi Muhammad shalallahu’alaihi Wassalam pernah bersabda, “Hindarilah oleh kalian perbuatan ghibah. Karena ghibah lebih besar dosanya daripada zina. Seseorang terkadang berzina kemudian bertaubat kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan diterima taubatnya oleh Allah. Sedang orang yang berbuat ghibah, dia tidak akan diampuni sampai orang yang dia ghibah-i memaafkannya”.[Ihya Ulumiddin, Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali, jilid 4, hal 411]

 3. Ibadah sebaik-baiknya, dan siap sambut malam seribu bulan

Malam Lailatul Qadar, tentu sebagai umat muslim tidak asing lagi dengan malam yang sesungguhnya terbaik dalam seribu bulan itu. Malam suci yang dinantikan bagi setiap insan manusia muslim, malam kemuliaan yang hanya dapat dibeli dengan amalan-amalan shaleh, seperti berpuasa, tilawah, tadarus Al-Qur’an, berdoa, berdzikir, muhasabah diri dan amal ma’ruf lainnya untuk diri sendiri dan orang lain. Lakukanlah ibadah sebaik-baiknya pada bulan Ramadhan ini, Insya Allah jika anda terus bertaqwa kepada Allah SWT, anda berkesempatan untuk mendapatkan berkah istimewa dari malam Lailatul Qadar ini.

4. Bulannya Al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah saat turunnya kitab Al-Qur’an. Nuzulul Qur’an atau malam disampaikannya wahyu kepada nabi Muhammad melalui malaikat Jibril.
Syahr al-Qur’an (bulan Alquran), karena pada bulan inilah Alquran pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, kitab-kitab suci yang lain: Zabur, Taurat, dan Injil, juga diturunkan pada bulan yang sama.

5. Beramal

Janganlah kalian menyia-nyiakan Ramadhan dengan hanya menghamburkan uang untuk belanja baju baru, makanan nikmat tapi Anda melupakan diri untuk beramal. Niscaya puasa Anda akan sia-sia. Sesungguhnya sungguh dahsyat pahala jika anda beramal di bulan Ramadhan ini.

6. Tidak semua orang wajib puasa

Meskipun puasa adalah salah satu dari lima rukun Islam, namun Allah Swt memberikan keistimewaan khusus kepada mereka yang sakit, anak-anak yang belum balig, ibu hamil dan menyusui, menstruasi atau orang yang harus bepergian jauh dan berkondisi tidak memungkinkan untuk puasa. Mereka dapat memilih untuk menggantinya kemudian hari atau membayar fidyah, yang berarti mereka akan memberi makan orang yang tidak mampu.

7. Cara Detoks usus

Selama puasa, setiap racun yang tersimpan dalam lemak tubuh larut dan dikeluarkan dari tubuh. Sejumlah jurnal kesehatan mencatat, puasa di bulan Ramadhan bisa membersihkan lambung, usus, dan mengistirahatkan organ pencernaan lain. Itu sebabnya, Ramadan disambut positif oleh paramedis. Jika dilakukan dengan benar, puasa dapat melepaskan endorfin yang meningkatkan kesehatan mental dan detoksifikasi organ.

Demikian makna Bulan Ramadhan bagi kita sebagai umat islam yang berbahagia dan beruntung mendapatkan bulan penuh rahmat dan barokah ini.

Jadi, Ramadhan adalah bulan yang sangat sarat makna yang kesemuanya bermuara kepada kemenangan, yaitu: kemenangan Muslim yang berpuasa dalam melawan hawa nafsu, egositas, keserakahan, dan ketidakjujuran. Sebagai bulan jihad, Ramadhan harus dimaknai dengan menunjukkan prestasi kinerja dan kesalehan individual serta sosial.
Read More

Thursday, 5 April 2018

Nama - Nama Surat Dalam Al Qur'an

Dalam Kitab Suci Umat Islam Al quran terdapat 114 surat berikut :

NAMA-NAMA SURAT DALAM AL QUR”AN

1. Al Fatihah : Pembukaan
2. Al Baqarah: SapiBetina
3. AliImran: KeluargaImran
4. AnNisa’ : Wanita
5. Al Maidah : Hidangan
6. Al An’am : BinatangTernak
7. Al A’araf : Tempat Tertinggi
8. Al Anfal: Rampasan Peraang
9. At Tawbah: Pengampunan
10. Yunus
11. Hud
12. Yusuf
13. ArRA’d :Guruh
14. Ibrahim
15. Al Hijr : Negeri Kaum Tsamud
16. AnNahl:Lebah
17. Al iSra’ :Perjalanan
18. Al Kahfi:Gua
19. Maryam: Maryam
20. Ta Ha: Taha
21. Al Anbiya’ :Nabi-nabi
22. Al Hajj:Haji
23. Al Mu’minun : Orang-orang yang Beriman
24. AnNur: Cahaya
25. Al Furqan: Pembeda
26. AsySyu’ara’ : Para Penyair
27. AnNaml: Semut
28. Al Qossos :Cerita-Cerita
29. Al Ankabut : Laba-laba
30. ArRum: Kaum Romawi
31. Luqman
32. As Sajdah : Sujud
33. Al Ahzab: Golongan yang Bersekutu 
34. Saba’ : Kaum Saba’
35. Fathir : Pencipta
36. YaSin
37. As Saffat: Yang Bersaf-saf
38. Sad
39. AzZumar:Rombongan- rombongan 
40. Al Mu’min : OrangBeriman
41. HaMimAs Sajdah
42. AsySyura : Musyawarah
43. AzZukhruf: Perhiasan
44. AdDukhan: Kabut
45. Al Jasiyah: YangBerlutut
46. Al Ahqaf :Bukit-Bukit Pasir
47. Muhammad: Nabi MuhammadSAW 
48. Al Fath: Kemenangan
49. Al Hujurat: Kamar-Kamar
50. Qaf
51. AzDzariyat : Angin Yang Menerbangkan
52. AtTur: bukit
53. AnNajm: Bintang
54. Al Qomar : Bulan
55. ArRahman: YangMaha Pemurah
56. Al Waqiah :Hari Kiamat
57. Al Hadid: Besi
58. Al Mujadilah: Wanita yang MengajukanGugatan
59. Al Hasyr : Pengusiran
60. Al Mumtahanah:Perempuan yang Diuji
61. As Saff: Barisan
62. Al Jumu’ah : Hari Jum’at
63. Al Munafiqun :Orang-Orang Munafiq 
64. AtTaqabun :Hari Ditampakkan Segala Kesalahan
65. AtTalaq : Talak
66. AtTahrim : Mengharamkan
67. Al Mulk: Kerajaan
68. Al Qalam: Kalam
69. Al Haqqah: Hari Kiamat
70. Al Ma’arij : Tempat-tempat Naik
71. Nuh
72. Al Jinn: Jin
73. Al Muzzammil : Orang yang Berselimut
74. Al Muddassir : Orang Yang Berkemul 
75. Al qiyamah: HariKiamat
76. Al Insan 
77. ArMursalat: Malaikat- malaikatyang Diutus
78. AnNaba’ :BeritaBesar
79. AnNazi’at: Malaikat- malaikatyang Mencabut
80. ’Abasa: IaBermukaMasam
81. AtTakwir : Menggulung
82. Al Infitar: Terbelah
83. AtTatfif : Kecurangan
84. Al Insyiqaq :Terbelah
85. Al Buruj: Gugusan Bintang
86. AtTariq : YangDatang di MalamHari 
87. Al A’la : Yang PalingTinggi
88. Al Gasyiyah :Hari Pembalasan
89. Al Fajr : Fajar
90. Al Balad : Negeri
91. AsySyams :Matahari
92. Al Layl: Malam
93. AdDhuha : Waktu Dhuha
94. Al Insyirah : Kelapangan
95. AtTin : BuahTin
96. Al ’Alaq : SegumpalDarah
97. Al Qadr: Kemuliaan
98. Al Bayyinah: Buktiyang Nyata
99. Azzilzal: Keguncangan
100. Ad’adiyat :Kuda Perang yang BerlariKencang
101. Al Qari’ah : Hari Kiamat
102. At Takasur:Bermegah- Megahan
103. Al ’Asr :Masa
104. Al Humazah : Pengumpat
105. Al Fil: Gajah
106. Al Quraysy : Suku Quraysy
107. Al Ma’un : Barang-Barang Yang Berguna
108. Al Kawsar : NikmatYang Banyak
109. Al Kafirun : Orang-orang Kafir
110. AnNasr: Pertolongan
111. Al Lahab : Gejolak Api
112. Al Ikhlas: Memurnikan Keesaan Allah
113. Al Falaq : WaktuSubuh
114. AnNas: Manusia

Demikian 114 surah dalam Alquran
Semoga bermanfaat

Read More

Monday, 19 February 2018

Mengejutkan, Dari Hasil Penelitian Ternyata Irlandia Negara Paling Islami di Dunia

muslim Irlandia (unhcr.org)
Seorang Guru Besar Politik dan Bisnis internasional di Universitas George Washington, AS Bernama Hossein Askari melakukan sebuah studi yang cukup unik dan mencengangkan.

Ia melakukan studi untuk mengetahui di negara manakah di dunia ini nilai-nilai Islam paling banyak diaplikasikan. Hasil penelitiannya yang meliputi 208 negara itu ternyata sangat mengejutkan karena tak satu pun negara Islam menduduki peringkat 25 besar dalam penelitiannya.

Dalam penelitian tersebut didapati justru di urutan lima besar diduduki oleh Irlandia, Denmark, Luksemburg, dan Selandia Baru sebagai negara paling islam di dunia. dan negara lain yang paling ajalan Islam paling nyata adalah Swedia, Singapura, Finlandia, Norwegia, dan Belgia. 

Adapun negara - negara islam yang paling tinggi posisinya hanya Malaysia itupun menempati urutan ke-33 sementara itu, negara Islam lain di posisi 50 besar adalah Kuwait di peringkat ke-48, sedangkan Arab Saudi di posisi ke-91 dan Qatar ke-111.

Menurutnya kebanyakan negara islam hanya menggunakan agama sebagai instrumen untuk mengendalikan negara, berbeda dengan negara barat yang ternyata memang mengaplikasikan ajaran islam termasuk dalam mengendalikan perekonomiannya.

"Kami menggarisbawahi bahwa banyak negara yang mengakui diri Islami tetapi justru kerap berbuat tidak adil, korup, dan terbelakang. Faktanya mereka sama sekali tidak Islami," ujar Askari.

"Jika sebuah negara memiliki ciri-ciri tak ada pemilihan, korup, opresif, memiliki pemimpin yang tak adil, tak ada kebebasan, kesenjangan sosial yang besar, tak mengedepankan dialog dan rekonsiliasi, negara itu tidak menunjukkan ciri-ciri Islami," lanjut Askari.

Dalam melakukan penelitiannya, Askari mencoba membandingkan idealisme Islam dalam hal pencapaian ekonomi, pemerintahan, hak rakyat dan hak politik, serta hubungan internasional.
Hasil penelitian Profesor Askari dan Profesor Scheherazade S Rehman ini dipublikasikan dalam Global Economy  Journal.


Di Irlandia, diperkirakan sebanyak 49.000 warganya memeluk Islam. Dr Ali Selim, anggota senior Pusat Kebudayaan Islam Irlandia (ICCI), mengatakan, umat Muslim dan warga Irlandia lainnya bisa hidup berdampingan karena sama-sama memiliki kesamaan sejarah.

Mengejutkan Bukan?
Read More

Thursday, 19 October 2017

Pandangan Islam Terhadap Non Muslim, Kafir?

Assalamu Alaikum warohmatullohi wabarokatuh, salam sejahtera untuk kita semua semoga selalu dalam lindungan Alloh Subhanahu wata ala.

Indonesia saat ini sedang krisis isu SARA yang banyak berkembang di kalangan masyarakat, hal ini menjadi wajar dikarenakan Indonesia merupakan negara dengan penduduk Islam paling banyak di dunia, namun bukan negara islam.

Disitulah letak keunikan negara ini sehingga semua warga negara bisa hidup berdampingan, Namun tetap saja adanya isu yang ahir-ahir ini merebak terutama mengenai isu Agama.

Sesungguhnya setiap agama pada intinya mengajarkan kebaikan, dan menuju kedamaian, hanya saja jika ada pemeluk agama yang tidak bisa hidup berdampingan dan selalu memandang sara, itu hanya oknum tertentu yang tidak berpegang pada agamanya. dan dia belum memahami arti agama yang sesungguhnya.

Sebagai seorang muslim, hendaknya kita memahami bahwasanya Islam mencintai kedamaian dan membenci pada kebencian dan penghasutan. Sudah sepantasnya kita sebagai muslim menghargai warga yang non muslim sesuai perintah agama kita.

Namun tidak lupa, bahwasanya Indonesia merupakan Mayoritas muslim dan sudah sepantasnya pula yang minoritas menghargai warga yang mayoritas. Begitupun warga muslim yang berada di eropa yang tinggal di negara yang mayoritas umat non muslim patut menghargai warga mayoritas.


لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ (8)
 إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَى إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ (9(

“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu, dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.” (QS. Al Mumtahanah: 8-9)
Dalam ayat diatas jelas bahwa Allah memerintahkan bahwa kita harus tetap berlaku adil dan menghargai terhadap non muslim yang juga (tidak memerangi) maksudnya yang tidak membenci dan selalu menghargai muslim pula. Selama tidak ada sangkut pautnya dengan agama.

 لا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya” (QS. Al Mujadilah: 22).

Ayat ini umum berlaku pada orang yang sedang memerangi dan orang yang tidak memerangi kaum muslimin. Wallahu a’lam.” (Fathul Bari, 5: 233)

Islam sendiri Berlaku bagi seluruh makhluk yang ada di dunia ini, sebagaimana Allah berfirman dalam surat Al-Anbiya ayat 107 berikut:

 وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
 

“Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (QS. Al-Anbiya`a: ayat 107).

Dengan demikian bahwasanya diutusnya nabi Muhammad sebagai rahmat bagi seluruh alam dan Warga non muslim pun termasuk di dalamnya.

Kesimpulan

Islam diturunkan Allah sebagai rahmat bagi semesta alam, sesungguhnya kita sebagai manusia hendaknya saling memiliki rasa toleransi jangan sampai kita saling bermusush-musuhan hanya karena agama. 

Mencela salah satu agama sama saja dengan mencedrai agama, karena di dalam agama manapun tidak ada ajaran untuk saling memusuhi.

Semoga kita senantiasa menjadi manusia yang bermanfaat bagi semesta.

Kebenaran hanya milik Allah, Jika ada kekeliruan silahkan sampaikan di komentar agar kami bisa memperbaikinya, Terimakasih.
Read More

Monday, 16 October 2017

Berapa Lama Waktu Nifas Yang Normal?


Wanita pada umumnya bagi mereka yang telah dewasa akan mengalami masa Nifas atau pendarahan dari sisa persalinan setelah melahirkan, Namun banyak dari beberapa wanita ragu bahkan belum mengetahui berapa lama Nifas itu sendiri, Sebenarnya Nifas tidk jauh berbeda dengan Haid dimana darah yang terus menerus keluar dari bagian intim wanita.

Dalam fase wanita mengalami periode masa nifas (perdarahan sisa-sisa dari proses persalinan). Pada minggu pertama masa nifas, darah yang keluar berwarna merah segar (lochia rubra).

Setelah itu selama dua minggu, warna darah yang keluar berubah menjadi kecoklatan dan kekuningan (lochia sanguinolenta). Berikutnya, mulai keluar lendir-lendir putih bening atau agak kuning (lochia alba). 

Namun Pada sebagian besar dari kita mengatakan bahwasanya batasan waktu nifas adalah 40 hari dengan batas maksimal 6o hari, Namun sebenarnya tidak ada batasan hari yang spesifik tentang berapa lama masa nifas.

Pendapat demikian sebagaimana Hadits Ummu Salamah berikut :

كَانَتِ النُّفَسَاءُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- تَقْعُدُ بَعْدَ نِفَاسِهَا أَرْبَعِينَ يَوْمًا أَوْ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Dahulu di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, wanita menunggu masa nifasnya selesai hingga 40 hari atau 40 malam.” (HR. Abu Daud no. 311, Tirmidzi no. 139, Ibnu Majah no. 648. Hadits ini dishahihkan Al Hakim dan disepakati oleh Adz Dzahabi. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan, sedangkan Syaikh Al Albani mengatakan shahih).

Jika telah sampai pada lebih dari 40 hari, maka itu meupakan darah kotor. Wanita yang sedang nifas memang diberikan Ruhsoh (Keringanan) untuk tidak melakukan ibadah Puasa dan Shalat.

Lalu bagaimana jika sebelum 40 hari darah sudah berhenti keluar, maka ia telah suci, sudah seharusnya mensucikan diri dengan mandi wajib serta boleh berpuasa, Shalat dan boleh digauli oleh suaminya.

Kesimpulan

Pada dasarnya Nifas itu umumnya 40 hari, selama masa nifas, wanita tidak boleh melaksanakan pusa dan Shalat, jika lebih dari 40 hari masih mengeluarkan darah, maka dihitung apakah tanggalnya sesuai dengan kebiasaan saat haid, jika sesuai, tunggu sampai masa haid selesai lalu bersuci dan mensucikan diri,

Jika sebelum 40 hari sudah tidak ada lagi darah yang keluar, maka ia wajib mandi dan bersuci sehingga ia dapat melakukas ibadah puasa dan shalat.

Demikian berapa lamanya waktu nifas, semoga bermanfaat. Jika ada kekeliruan silahkan sampaikan di komentar. Semoga bermanfaat.
Read More

Sunday, 15 October 2017

Begini Gambaran Ketampanan Nabi Yusuf

Setiap manusia terutama umat Islam pasti tahu bahwa ketampanan nabi Yusuf tidak ada yang menandingi. Saking tampannya, sampai- sampai setiap nabi yusuf akan membuat wanita lupa diri sampai teriris tangannya ketika sedang pegang pisau.

Saking terkenalnya ketampanan nabi Yusuf, setiap wanita yang hamil biasanya minta dibacakan surat yusuf dengan harapan kelak sang anak memiliki rupa yang ganteng. Allah sendiri menyebutkan dalam Firmannya bahwa memang nabi yusuf memiliki wajah yang rupawan sehingga tertuanglah sebuah surat Yusuf dalam Al-Quran.

Wanita-wanita yang betemu Nabi yusuf menganggap bahwa Nabi Yusuf bukanlah manusia biasa melainkan jelmaan malaikat atas ketampanannya yang tiada tara. seperti dalam Firman Allah :

فَلَمَّا رَأَيْنَهُ أَكْبَرْنَهُ وَقَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ وَقُلْنَ حَاشَ لِلَّهِ مَا هَذَا بَشَرًا إِنْ هَذَا إِلَّا مَلَكٌ كَرِيمٌ

“Tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum dengan keelokan wajahnya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: “Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia.” (QS. Yusuf: 31).


Nabi Yusuf sendiri memiliki ketampanan setengah dari manusia yang ada di bumi ini. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan Rosulullah Nabi Muhammad SAW dalam perjalanannya sewaktu isra mi,raj di langit ketiga beliau bertemu dengan nabi Yusuf dan berikut kata Nabi Muhammad SAW :
فَإِذَا أَنَا بِيُوسُفَ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا هُوَ قَدْ أُعْطِىَ شَطْرَ الْحُسْنِ

Di sana saya bertemu Yusuf  alaihis shalatu was salam, ternyata beliau diberi setengah ketampanan. (HR. Muslim 429).

Banyak juga yang berpendapat bahwa Maksud dari hadits diatas bahwa Nabi Yusuf memiliki ketampanan separuh dari ketampanan umat manusia, namun hal ini juga belum menjadi fakta kongkrit.

Ada juga yang mengatakan Kalau ketampanan nabi Yusuf separuh ketampanan Nabi Muhammad.

Yang jelas ketampanan bukan sebuah alat ukur bagi manusia dihadapan Allah. Manusia yang memiliki tingkat ketakwaan yang paling tinggi yang paling mulia.
Hanya Allah yang tahu persis bagaimana gambaran ketampanan nabi Yusuf, Kita hanya berharap Memiliki Ketampanan seperti beliau.


Read More